terpatri sudah asa dalam lara
terpenjara telah suka akan duka
saat mentarimu berhenti untuk ku
dikala tatapmu tertutup karma
dimasa hatimu dipaksa berpaling dariku
bayang masalalu seakan bayu
tak henti warnai biru kalbu
rapuh sukma saat kau beranjak
retak pelak cermin hati tersontak
hanya membisi pengganti ekspresiku
hanya membeku pengganti bicaraku
tuntas sudah perjalanan hati
tak terungkap ucap hanya larik hati niat berbisik
terimakasih ku ungkap tuk segalanya
semua berlalu seiring waktu
semakin terasa sulit ku menepis bayangmu
kian jauh ku tenggelam dalam perasaan
semkakin dalam ku terperosok dalam kelam
tak kuasa ku membuka lembaran kedua
Tidak ada komentar:
Posting Komentar